Tata Cara Penulisan Abstrak & Makalah

Tata Cara Penulisan Abstrak

Panitia menerima abstrak makalah baik hasil penelitian empiris maupun kajian pustaka yang ditulis dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang baik dan benar
  2. Topik makalah relevan dengan tema dan sub tema seminar
  3. Makalah belum pernah dipresentasikan di seminar lain atau dipublikasikan pada jurnal lain
  4. Abstrak terdiri atas maksimum 250 kata
  5. Abstrak dilengkapi dengan 3 – 5 kata kunci yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi isi makalah

Tata cara pengiriman abstrak dapat dibaca di: Daftar Abstrak Seminar. Setiap abstrak yang masuk akan direviu oleh 1 – 2 mitra bestari dengan disiplin ilmu yang relevan. Pengumuman penerimaan abstrak akan dikirimkan via email yang didaftarkan dan melalui laman situs ini.  

 

Tata Cara Penulisan Makalah

Untuk menjaga konsistensi dan standar penulisan makalah dalam prosiding seminar, berikut dipaparkan tata cara penulisan makalah untuk dipedomani.

  1. Makalah harus ditulis dalam Bahasa Indonesia ATAU Bahasa Inggris yang baik dan benar. Pemakalah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa bahasa tulis yang digunakan di dalam makalahnya sudah berterima secara akademis.
  2. Makalah harus mengikuti format sebagai berikut:
  1. Judul, penulis atau pemakalah harus memelih judul yang sesuai dengan tema dan sub-tema seminar nasional ini.
  2. Tentang penulis, setelah judul penulis harus menuliskan nama lengkap tanpa gelar akademis, nama universitas tempat bernaung, dan mencantumkan kontak e-mail.
  3. Abstrak, yang meringkas tentang topik yang diteliti, temuan-temuan penting, metodologi, saran untuk penelitian selanjutnya (lihat bagian tata cara penulisan abstrak).
  4. Pendahuluan, memuat informasi ringkas mengapa penulis tertarik mengkaji topik dimaksud, merangkum apa yang pernah ditulis atau diteliti seputar topik yang dikaji, menciptakan ruang bagi penulis melakukan penelitiannya sendiri setelah melihat apa yang telah diteliti dan apa yang belum diteliti dari literature yang tersedia untuk topik yang dimaksud, dan membuat pertanyaan yang akan memandu penelitian.
  5. Metodologi, mencantumkan desain penelitain dan teori yang relavan untuk topik yang akan dikaji.
  6. Temuan, mendekripsikan apa yang telah ditemukan dalam penelitian.
  7. Pembahasan, menganalisa dan memberi makna terhadap apa yang telah ditemukan dalam penelitian dengan merujuk kepada pertanyan penelitian dan teori yang digunakn.
  8. Kesimpulan, meringkan temuan-temuan penting dan memberikan saran untuk penelitian lanjutan.
  9. Kutipan dan referensi, untuk keseragaman cara pengutipan dan penulisan referensi yang digunakan untuk penulisan makalah ini, penulid diminta menggunakan sistem pengutipan dan dokumentasi referensi yang lazim digunakan untuk penulisan ilmiah yaitu APA (American Psychological Association).
  10. Spasi, penulis dianjurkan menulis naskah dalam satu spasi.
  11. Tabel atau ilustrasi, bagi penulis yang akan menggunakan tabel dan ilustrasi dalam tulisannya maka diminta untuk membuatnya dalam bentuk file gambar (.jpg atau .png). Hal ini penting untuk kemudahan pengeditan naksah versi akhir baik yang dalam bentuk digital atau hard copy.